Suatu hal yang berlebihan dan melewati batas yang sering berulang, pada ahkhirnya akan menuju suatu titik kejenuhan yang progresif yang akan mengurangi makna esential dan kualitas hal tersebut. ( I.Riswan November 2009)
Bersyukur kita sebagai manusia di anugrahi rasa ingin tahu, ingin mencoba dan ingin melakukan, yang mendorongnya untuk bertindak terhadap suatu hal baru bagi pribadi kita masing-masing. Apabila pencapaian hal baru tersebut sesuai dengan motivasi awal yang telah direncanakan atau telah kita bayangkan, sungguh luar biasa kenikmatan dalam meraih suatu hal baru dalam hidup kita ini. inilah kenikmatan yang memuaskan.
Kenikmatan dapat muncul pada saat kita sadar kita berhasil melampaui keterbatasan, sebagai sebuah pembuktian bahwa kita tidak terbatas, atau sebatas anggapan saja.
Melampaui keterbatasan pada saat pertama kalinya adalah kualitas pencapaian tertinggi, pada saat pembatas keterbatasan tersebut dapat di lampaui berulang kali, hingga terkesan tak ada lagi pembatas, mulailah kualitas pencapaian itu kita ragukan sendiri. secara esential malah kita kadang sering membelokan tujuan pencapaian untuk merobohkan pembatas lain kalau ada. bahkan kita sering kehilangan arah utama dari pencapaian pada saat kita telah melampauinya.
keadaan ini akan progresif menurunkan kualitas kenikmatan, pencapaian keberhasilan, menghilangkan esensi tujuan bahkan menjauhkan kita dari kualitas pencapaian yang sebenarnya.
untuk itu langkah terbaik adalah kembali membangun pembatas keterbatasan sebagai target pelampauan keterbatasan kita. sehingga tiap kali kita melampauinya kita akan merasakan kenikamatan pencapaian tersebut dan tidak lari jauh dari tujuan sebenarnya.
" keterbatasan adalah ketidak terbatasan yang potensial"
salam prima.
irfan Riswan
Label: Cara bahagia, Kualitas diri
Mungkin Anda jenuh, lelah dan tidak nyaman dengan keadaan Anda sekarang, dan merindukan segeranya perubahan yang akan membahagiakan,mensejahtrakan dan yang mencemerlangkan kehidupan Anda, segerakanlah perubahan Anda.
Segeralah memulai nya sekarang.
Dimana pun anda berada dan sedang bagaimanpun keadaan anda, segerakanlah untuk mulai perubahan dan mencapai kecemerlangan hidup anda. Ingatlah bahwa anda tak pernah pindah bila anda tak ingin beranjak dari keadaan sekarang. dan waktu di sediakan bagi anda bukan untuk menunnggu selesai tapi untuk memulai.
Dan bila kemantapan hati telah membulatkan tekat anda untuk berubah, Segera temukan keberhasilan anda pada tempat yang harus lebih tinggi dari anda sekarang. Jauhi mengeluhkan hal yang tak tampak, manfaatkan apa yang terlihat jelas karna dari sinilah anda akan beranjak mencapai ketempat-tempat yang mampu mewujudkan imajenasi anda menjadi nyata. berfokuslah pada hal yang tampak.
Berusaha keraslah untuk mencapai cita cita anda, takperlu menjelaskan kenapa anda belum mencapai keinginan anda,capailah titik titik yang telah jelas, jangan memaksakan mensyaratkan hal yang belum anda capai menjadi cara untuk memenuhinya.
Anda akan naik ketingkatan yang lebih tinggi hanya bila anda memang sudah tidak layak lagi berada di tempat sekarang.
Tak seorang pun terbebas dari keharusan ini, yaitu keharusan untuk
memindahkan dirinya sendiri dari keadaan yang sekarang ke keadaan yang ia inginkan.
Maka mulailah perubahan itu sekarang juga.
Salam Prima
Irfan Riswan
Label: Kualitas diri
Banyak hal yang di impikan manusia, namun banyak manusia hanya berani sekedar bermimpi ( tentang impian-impian mereka), sedikit diantaranya yang langsung berani bertindak. seberapa besarkah kemungkinan impian akan menjadi kenyataan? itu semua tergantung seberapa realistis impian itu dan sebesar apa kesungguhan kita untuk meraih nya.
Memiliki harapan, keinginan dan cita-cita merupakan ciri pribadi yang ingin berkembang, dinamis dan maju. setiap harapan tersebut tentunya masih berupa impian, untuk meraih impian tersebut tentu butuh serangkaian perencanaan, semakin realistis rangkaian perencanaan semakin besar kemungkinan harapan akan terpenuhi.
Tentu faktor faktor pendukung perlu di pertimbangkan dan di persiapkan, dan faktor penghambat mulai di reduksi dan di minimalkan agar jalannya perencanaan akan menjadi lebih terang dan terbuka menuju pencapaian impian dan harapan.
Tak jarang dalam mempersiapkan sebuah jalan menuju keberhasilan pencapaian harapan kita tersandung hambatan yang besar, ( bahkan banyak orang yang belum mencoba sudah mengeluh akan ada nya tantangan yang besar yang akan di hadapinya) sehingga membuat ia berhenti untuk berbuat dan bahkan tidak jadi bertindak, sungguh amat di sayangkan.
padahal hampir semua tantang yang besar yang belum di coba ( sesungguhnya Hanya bayang masalahnya saja yang terlihat besar), bahkan mungkin bila kita berani melalui nya ketakutan itu tidaklah terbukti sebesar yang kita bayangkan pada awalnya.
Selain bermodalkan keberanian menghadapi tantang, Kesungguhan meraih cita-cita, harapan maupun impian haruslah terkomunikasi secara jujur antara fikiran dan perbuatan kita.
kesiapan mental akan mendukung pelaksanaan secara fisik. Pada saat hati dan fikiran ( mental Power) berhasil menyampaikan pesan keinginan keseluruh sel dan jaringan ( kekuatan fisik) maka munculah kekuatan luar biasa yang terkoordinasi untuk secara utuh bersungguh sungguh untuk mau melakukan niat adan tujuan agar mencapai cita-cita dan harapan.
Cita-cita atau pun harapan sebagai target tujuan tentunya haruslah sebuah hal yang nyata yang mampu dicapai dengan kekuatan mental dan fisik tersebut, ini yang di maksud dengan seberapa realistiskah cita -cita itu.
Kesungguhan usaha secara mental dan fisik akan membawa energi besar yang mempengaruhi lingkungan untuk membaca pesan keinginan, semakin besar keinginan itu semakin besar pesan itu di bawa dan di sebarkan. dan semakin tinggi probabilitas untuk terpenuhi.
Mudaha- mudahan sang Maha pencipta pun mengetahui seberapa besar ke ingginan itu telah di rangkum, Hingga Ia mendengar dan mengabulkan doa kesungguhan terhadap pencapaian ke ingginan.
" barang Siapa yang bersungguh-sungguh ia akan mendapatkan nya"
wasalam
Irfan Riswan
"Samakah antara kebahagian dan Kepuasan ?, apakah kepuasan adalah komponen kebahagian?"
Sering dan banyak yang berpersepsi bila kita terpuaskan maka kita akan bahagia, namun tak jarang persepsi itu memudar setelah kepuasan di capai kebahagian terasa menjauhinya, dikarenakan hal ini banyak yang menjadi haus terhadap kepuasan, yang sebenarnya tak pernah memberikan kebahagiaan sejati yang didambakan.
Di lain sisi, ada bentuk lain sebuah kepuasan yang mampu kita rasakan sebagai sebuah hasil yang kita harapkan yang membawa kita pada kesyukuran mencapainya. lalu kita menikmatinya sebagai kebahagian pada diri kita.
nah bagaimana hubungan kebahagian dan kepuasan itu sebenarnya, izinkan saya, untuk mencoba mengurainya.
Setiap manusia terlahir dengan alarm automatis tentang perasaan. Baik rasa puas , benar, cinta, bahagia dsb yang di simpulkan sebagai common sense. Sensitifitas alarm ini dapat berbeda-beda tergantung seberapa besar faktor pencitra perasaan itu mempengaruhi alarm ini. namun untuk mengkalibrasi alarm ini manusia telah di siapkan dengan piranti dasar sifat manusia. jadi intinya aturan dasar kemanusian adalah ambang batas untuk menggetarkan alarm ini. Alarm itu adalah "Hati".
Aturan dan peraturan adalah marker yang menggetarkan alarm Hati ini.
Dilain pihak, manusia selalu bertindak sesuai dengan motivasinya. aturan dan peraturan sering mengganjal laju pencapaian motivasi. dalam hal ini mulailah Akal dan fikiran manusia berupaya untuk memperbesar atau memperkecil ambang bekerjanya alarm perasaan ini.
Bila peraturan yang ingin dirubah demi pencapaian motivasi masih dalam koridor sifat dasar manusia, pada perinsipnya ini tidak mengubah sensitifitas alaram hati ini. namun bila akal memaksa berupaya keras untuk meruntuhkan aturan dan norma dasar ( keluar dari garis aturan dasar) maka alarm ini akan rusak atau berubah sensitifitasnya, dan bahkan bisa hancur( hilangnya perasaan).
Upaya yang menghacurkan aturan dasar ini mungkin membuat manusia merasa puas. namun tidak memberikan kebahagian. Karna konflik batin secara sadar atau tidak telah terjadi akibat kerusakan alarm ini. kepuasan mampu memberikan kebahagian pada saat masih dalam koridor aturan dan peraturan. namun bila peraturan dilanggar maka kepuasan hanya menyebabkan ketidak bahagian.
Kepuasan akan muncul bila motivasi manusia tercapai, namun tidak serta merta memunculkan kebahagiaan, Karna kemunculan kepuasa dapat merupakan buah dari penghancuran kebahagian itu sendiri.
kepuasan yang menghancurkan norma ini sering di dasari nafsu akal yang tidak di koordinasikan dengan hati untuk tetap berada dalam koridor aturan dan peraturan kebenaran di percayai manusia.
Pada saat kepuasan di raih melalui motivasi yang masih terselaraskan dengan aturan aturan dasar kemanusian maka kepuasan ini kan berbuah kebahagian.
Dari hal itu jelaslah kepuasan bukanlah kebahagian dan kepuasan bukan komponen kebahagian. karna kebahagian adalah produk "hati" sementara kepuasan Produk "fikiran".
Oleh karna itu tetaplah dalam lingkaran peraturan, karna hati akan bergetar untuk mengingatkan kita bila kita keluar dari garis peraturan, jangan berlama - lama berada di luar garis aturan, segeralah kembali keaturan untuk tetap menjaga kesensitifan hati anda.
Terimakasih dan salam bahagia.
Irfan Riswan
Label: Cara bahagia
"Hidup dengan ihklas mematuhi peraturanakan akan membuat bahagia"
tenang, damai dan bahagia adalah dambaan hampir seluruh manusia, namun bagaimana caranya meraih kehidupan seperti itu?, sedari dulu telah banyak philusuf yang mengajarkan cara- cara pencapaian kebahagian dan kedamaian hidup, ajaran agama juga mengarahkan tujuan akhir pengamalan perintah agama untuk mencapai kehidupan yang seperti itu.
Namun kenyataan nya banyak umat manusia yang telah mempelajari filosofi kehidupan dan bahkan menjalankan syariat agama namun merasa tidak mencapai kebahagian dalam hidup nya,
mengapa itu terjadi?
hal apa yang seharusnya dapat mengarahkan diri seorang manusia dapat mencapai tujuan kebahagian nya, dari sekian banyak aspek yang mampu menciptakan kebahagian itu, mari kita tilik sebuah aspek sifat dasar yang harus dimiliki manusia untuk dapat hidup bahagia.
Untuk dapat mencapai sebuah kebahagian dari kehidupanya manusia, harus mau untuk hidup dalam sebuah aturan, baik itu aturan yang menjadi kesepakatan umum , bahkan bisa pula peraturan yang di ciptakan oleh pribadi manusia itu sendiri. pada saat manusia itu lari dari aturan-aturan tersebut maka mulailah dia keluar dari lingkaran kebahagian hidupnya. secara mendasar sebuah kebahagian itu bersifat pribadi.
namun setelah level kebahgian tingkat pribadi di rasakan manusia, maka munculah kebutuhan yang membuat dirinya merasa butuh kebahagian yang lebih besar dan sempurna yaitu kebahagian hidup nya secara keseluruhan, pada saat hidup seorang manusia di tuntut untuk berinteraksi dengan lingkungan nya maka di sinilah aturan kebahagian mulai di perluas, manusia harus dapat menempatkan peraturan umum kehidupan, menjadi bahagian peraturan yang harus di ikutinya.
pada saat peraturan ini dengan baik dapat di jalani nya maka lingkaran kebahagian akan terus menyelimutinya, akan tetapi pada saat hatinya mulai memberontak untuk melawan aturan-aturan kehidupan,mulailah selimut kebahagian itu di tarik darinya, sekalipun itu hanya hatinya yang memberontak,maka pastilah kebahagian beranjak darinya. bayangkan bila manusia secara sadar melawan peraturan dengan fisiknya, tentu tak ada kebahagian untuk hal itu dalam dirinya.
lalu bagai mana bila perlawanan nya itu berhasil dan mampu mengubah atau mementahkan aturan awal? disini yang terjadi adalah tercipta sebuah kepuasa, apakah kepuasan itu sama dengan kebahagian?, apakah melawan peraturan dapat menciptakan kebahagian?
( saya akan ulas di edisi kedepan cara bahagia kedepan)
salam Prima dan Bahgia
Irfan Riswan
Label: Cara bahagia
Tahukah Anda bahwa sinar paling cemerlang adalah sinar pengertian?
Bila Anda mengenal musuh Anda, Anda akan mudah mengalahkannya.
Tetapi bila Anda mengerti musuh Anda, besar kemungkinan Anda tidak akan berusaha mengalahkannya.
Dari semua kejernihan yang penting bagi pencapaian kecemerlangan hidup, kejernihan untuk mengerti adalah adalah kualitas pikiran yang tertinggi.
Kita harus membebaskan pikiran kita dari hal-hal yang tidak baik-agar hanya kebaikanlah yang tersisa dalam pikiran kita. Dan bila hanya kebaikan yang mengisi pikiran kita-maka baiklah pikiran kita
Dalam konsep ini, cara terbaik untuk mengurangi kejahatan, adalah memastikan pengertian baik pada sebanyak mungkin orang. Dan tugas kepemimpinan dalam kebaikan – adalah meneladankan kebaikan, menganjurkan kebaikan, dan kemudian mengharuskan kebaikan.
Kita diperintahkan untuk menasehatkan pengertian-pengertian baik dengan benar dan sabar, agar orang berpendapat baik pada orang baik, yang kemudian menjadikan mereka ramah pada kepada pengertian-pengertian baik.
Maka, memilihkan yang baik bagi Anda sendiri – sebagai cara untuk memajukan kebaikan bagi orang lain – adalah perilaku seorang pemimpin yang dicintai alam.
Oleh karena itu Anda tidak mungkin bisa memberikan pengertian-pengertian baik kepada orang lain – bila Anda tidak memilihkan pengertian-pengertian baik bagi diri Anda sendiri. Dan itu adalah perilaku seorang pembuka jalan.
Label: Kualitas diri
Berfikir positiflah agar semua hal terasa indah dan membahagiakan. sebaliknya bila kita berfikir negatif, maka akan lebih banyak hal negatif yang akan datang pada kita. Semua hal terasa menyesakan dan hidup kita menjadi tertekan.Setiap kita pasti memiliki motivasi dan impian, harapan selalu tergantung dalam benak kita. banyak hal yang dapat terjadi, kadang kala sesuai dengan harapan, namun kadang kala tak semulus yang kita perkirakan. Pada saat impian atau harapan belum tercapai kekecewaan sering muncul, kekecewaan demi kekecewaan akan menjelma menjadi keluhan, keluhan demi keluhan akan memunculkan prasangka buruk, yang kesemuanya itu adalah energi negatif yang menyedot kebaikan dan kepositifan pribadi kita.
Hidup dengan berbagai keluhan dan kekecewaan tidak akan membawa kita pada kelayakan, kebahagian seolah tak pernah hadir, padahal dia ada bersama kita tapi ia tertutup oleh berbagai keluhan dan kekecewaan.
Dengan mau memahami banyak hal yang saling berkaitan dalam kehidupan akan membuat kita mampu memahami tidaklah semua hal harus berjalan sesuai dengan apa yang kita bayangkan. bila suatu hal yang kita harapkan belum terwujud mungkin itu sebuah penundaan yang baik bagi kita.
Berdamailah terhadap sebuah ketidak sesuaian antara harapan dan kenyataan, berdamailah terhadap kehidupan kita, dengan demikian kita kan mampu menerima suatu keadaan yang tak sesuai harapan, mungkin ini sebuah penundaan agar kita lebih matang.
Dengan berdamai terhadap kehidupan maka rasa optimis yang akan muncul, dan prasangka baik lah yang akan menyelimuti kita sehingga kita tetap dapat melayakan diri kita untuk terus memiliki impian besar dan harapan besar, dan terus berusaha mengejarnya. Mengejar harapan dan impian adalah sebuah kebahagian yang luar biasa. energi positif akan terpancar yang akan mempengaruhi hal-hal positif lainnya akan datang pada kita.
selamat berdamai dengan kehidupan.
Label: Cara bahagia


